Aquabike Jetski World Championship

Aquabike Jetski World Championship

Aquabike Jetski World Championship Lake Toba 2023 Sukses, Menpora Dito: Ajang Ini Tingkatkan Industri dan Prestasi Olahraga Air Indonesia

Aquabike Jetski World Championship. Pada tanggal 15-17 September 2023, Indonesia menjadi tuan rumah Aquabike Jetski World Championship yang diadakan di Danau Toba, Sumatera Utara. Keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga air ini mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sendiri, Bapak Dito Ganinduto. Menpora Dito menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak hanya membanggakan Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga berdampak positif bagi industri dan prestasi olahraga air di tanah air.

Aquabike Jetski World Championship merupakan kompetisi yang diikuti oleh para atlet jetski dari berbagai negara. Kecepatan dan ketangkasan para atlet ini dalam mengendalikan jetski menjadi daya tarik utama dalam ajang ini. Selain itu, keindahan Danau Toba sebagai lokasi penyelenggaraan juga menjadi nilai tambah yang membuat kompetisi ini semakin menarik.

Menpora Dito mengungkapkan bahwa Aquabike Jetski World Championship 2023 menjadi momentum penting untuk mengangkat industri olahraga air di Indonesia. Melalui ajang ini, Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi dan keunggulan dalam bidang olahraga air kepada dunia internasional. Dengan demikian, diharapkan industri olahraga air dapat berkembang pesat dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.

Aquabike Jetski World Championship

Selain itu, keberhasilan penyelenggaraan ajang ini juga berdampak positif terhadap prestasi olahraga air di Indonesia. Dengan menjadi tuan rumah Aquabike Jetski World Championship, atlet-atlet Indonesia memiliki kesempatan untuk berkompetisi dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh dunia. Hal ini akan meningkatkan kualitas dan kemampuan atlet Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional.

Menpora Dito juga menekankan pentingnya pembinaan dan pengembangan bakat atlet olahraga air di Indonesia. Melalui ajang ini, diharapkan muncul generasi-generasi muda yang berbakat dan memiliki potensi untuk meraih prestasi di kancah internasional. Dengan adanya dukungan pemerintah dan perhatian yang lebih besar terhadap olahraga air, diharapkan Indonesia dapat menjadi kekuatan baru dalam dunia olahraga air.

Tidak hanya itu, Aquabike Jetski World Championship juga memberikan dampak positif bagi pariwisata Indonesia. Keindahan Danau Toba sebagai lokasi penyelenggaraan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan adanya ajang olahraga internasional ini, diharapkan wisatawan yang datang untuk menyaksikan kompetisi juga akan memanfaatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan alam dan budaya Indonesia.

Menpora Dito berharap bahwa keberhasilan Aquabike Jetski World Championship 2023 dapat menjadi awal yang baik untuk mengangkat industri dan prestasi olahraga air di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah dan perhatian yang lebih besar terhadap olahraga air, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam dunia olahraga air. Selain itu, ajang ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan perekonomian di daerah sekitar Danau Toba.

Aquabike Jetski World Championship

Aquabike Jetski World Championship Lake Toba 2023 telah sukses diselenggarakan dan menjadi prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Dengan adanya ajang ini, diharapkan Indonesia dapat terus mengembangkan industri dan prestasi olahraga air, serta memperkenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia kepada dunia internasional.

Balige: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menilai, kejuaraan Aquabike Jetski World Championship Lake Toba 2023 akan mendorong meningkatnya industri olahraga air serta pembinaan atlet (Pelatnas) khususnya jetski di Indonesia.

“Kami dari pemerintah pusat pasti akan terus mendukung dan mensupport karena dari awal sudah kita sampaikan salah satu dampak dari kegiatan ini akan meningkatkan industri olahraga air khususnya jetski di Indonesia dan juga dari sisi pembinaan atlet kedepannya,” kata Menpora Dito didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono usai jumpa pers, Sabtu (25/11).

Menurut Menpora, kegiatan level dunia itu akan membuka kesempatan atlet jetski dalam negeri bertanding dalam level internasional serta pembinaan atlet yang lebih terukur dan lebih baik.

“Pastinya dengan sudah adanya kegiatan ini di Indonesia akan membuka peluang atas kesempatan atlet-atlet kita untuk bertanding di even internasional. Jadi, selama ini kita berkiblat pertandingan yang ada di Amerika, dengan adanya kegiatan ini menjadikan kita memiliki kanalisasi untuk pengembangan atlet lokal kita ke tingkat dunia,” sebutnya.

Aquabike Jetski World Championship

“Saya akan mengapresiasi jika Aquabike nantinya mengadakan dan berkomitmen untuk mengadakan training centernya. Karena potensi dari atlet-atlet kita ini sangat luar biasa besar,” urai Menpora Dito menambahkan.

Menurutnya, Aquabike Jetski World Championship Lake Toba 2023 yang menjadi even perdana ini akan menjadikan pembinaan atlet menjadi dapat lebih terukur dan lebih baik.

Diketahui, pada ajang even olahraga balap air internasional ini, terdapat empat atlet Indonesia yang turut bersaing di lintasan kawasan Danau Toba.  Mereka adalah Lucky Limanjaya, Makaio Wymlie, Hilman Kurniawan, dan Kanina Ramadhina.

“Karena even ini perdana dan sampai 2027, saya rasa nantinya akan ada pemfokusan untuk Program Pelatihan Nasional (Pelatnas) dari atlet nasional, minimal tiap tahunnya untuk Aquabike Jetski World Series yang ada di Danau Toba kita bisa lebih berprestasi,” harap Menpora Dito.

Kejuaraan Dunia Jetski Aquabike 2023 mempertandingkan dua kategori utama yaitu balap ketahanan atau endurance dan Grand Prix (GP).

Kategori endurance berlangsung di Kabupaten Karo (22/11), Kabupaten Dairi (23/11), dan terakhir di Kabupaten Samosir (24/11). Total para pembalap akan melewati rute sejauh 188 km dalam kategori tersebut.

Kemudian, kategori GP Danau Toba 2023 memainkan nomor sirkuit di Kota Balige, Kabupaten Toba pada 25-26 November yang diikuti oleh 77 rider. Dalam nomor ini ada lima kategori yang dipertandingkan yakni Ski GP1, Runabout GP1, Ski Ladies GP1, Freestyle, dan Parallel Slalom.

Aquabike Jetski World Championship

“Kali ini partisipasi atlet Indonesia adalah berupa wild card dan perdana, saya rasa mereka harus kita dorong untuk pembentukan tim Indonesia agar bisa dedicated dari segi program, persiapan untuk perhelatan selanjutnya persaingannya juga bisa imbang,” pungkas Menpora Dito.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis